HEY i'm a
Directioner! VasHappening?
thankyou for reading my stories, you can read them from 'story one', 'story two', or 'zls'. please leave a message or opinion in the comment box (:

oh my flack! youre the

Minggu, 06 Mei 2012

ZLS Chapter 10

Julie terbangun di pagi hari yang indah di kota New York. Julie melihat Zayn masih tertidur. Dia melihat jam di hpnya ternyata udah jam 10! Dia harus membeli tiket ke LA dulu. Jadi dia terburu-buru. Julie tidak sempat mandi, dia pun membangunkan Zayn, karena dia akan segera check-out.

"Zayn! Wake up!" Seru Julie sambil menoel-noel (poke) Zayn.
"5 minutes babe." Balasnya sambil agak ngantuk.
"What? No! I need to check out now!" Kata Julie dengan suara agak kencang.

Zayn pun bangun, dia melihat Julie. Dia baru nyadar kalo Julie harus pulang hari ini. 

"Julie, don't leave."
"You know I have to go."
"But not today."
"Zayn.. You need to go back to your suite."

Julie pun memeluk Zayn, erat. Dia mencium pipi Zayn lalu tersenyum. Julie mengambil tasnya dan segera berjalan cepat keluar dari kamar itu. Zayn hanya bisa melihat Julie melangkah keluar. Setelah agak lama, Zayn akhirnya keluar, melihat Julie sudah ga ada, dan balik ke suitenya di lantai 12.

Julie turun, ke resepsionis, dan pergi naik taxi ke bandara. Dia mengecek hpnya. Ada bbm dari Jacob. Dan sms dari Zayn.

*layar bbm*
Jacob: Julie, what time will you arrive? Xx
PING!!!
PING!!!
Julie: I'm otw to the airport. Idk, about 1 maybe.? x
Jacob: I'll pick you okay? :) xx
Julie: okay xx

*layar sms*
Zayn: have a safe flight babe, I'm gonna miss you , :( x x
Julie: I'm gonna miss you too! Have fun tonight, I'll watch your concert from the TV :)
Zayn: yeay! :) x x

Di perjalanan ke bandara, Julie galau mulu. Gatau deh dia harus sedih ninggalin Zayn, atau seneng gara-gara ketemu Jacob. Jadi sepanjang perjalanan, Julie hanya bengong.

Sesampainya di bandara, Julie segera memesan tiket ke penerbangan berikutnya ke Los Angeles. 
Julie pun harus menunggu stengah jam di waiting room. Sambil main hp, perhatiannya terganggu oleh segerombolan security yang mengelilingi seorang cowo, berambut kriting. 
YES, that's Harry!

Ntah tau darimana Harry kalo Julie akan balik ke LA. Julie menutup wajahnya dengan tangannya sambil sedikit-sedikit mengintip. 
Julie dikagetkan dengan suara yang sangat berat.

"You are Julie Cox right?" Kata orang yang berbadan besar, gendut, gede pake baju security.
"Y-ye-yeah.." Jawab Julie agak takut.
"Then Harry wants to meet you." Kata orang tersebut lagi.

Harry pun datang dari kumpulan security-security tersebut. Mendekat ke Julie. Julie dengan muka agak bete karena Harry selalu datang di publik. Dan itu membuat Julie akan semakin di benci fans-fans Harry ataupun 1D.

Harry: why didn't you want to meet me?
Julie: because you always shows up with me in public and I keep receiving death threats on twitter!
Harry: I'm sorry. I didn't know. But before we say our last goodbye, I just want to hug you.
Julie: fine..

Julie memeluk Harry, Harry mempererat pelukannya dan tidak mau lepas. Paparazzi dan orang-orang lain udah pasti memoto kejadian itu. Mereka pelukan agak lama, sampai pesawat Julie udah datang dan dia udah pengen depart.

"Harry.." Kata Julie ingin melepas pelukannya.
"No." Jawab Harry, tidak mau melepas pelukannya. 
"Don't wanna let you go Julie."
"But Harry.." 
Dari barisan security itu, keluar Paul. Dia terpaksa harus menarik Harry dan pelukan Julie karena Harry gamau lepasin pelukannya. Setelah ditarik, akhirnya dia melepaskan Julie.
"Goodbye Harry..." Kata Julie melangkah menjauh dari Harry. Harry melihat ke arah Julie dengan muka agak sedih. Dia pun melambaikan tangannya.

Di pesawat, Julie ngetweet:
"Goodbye @EleanorJCalder and @DaniellePeazer sorry for not saying goodbye before xo."

--------------------------------------------------
Nyampe di LA! Dia bbm Jacob kalo dia udah nyampe. Dia nelpon Jacob untuk ketemuan di McDonald bandara. Sambil menunggu Jacob, Julie nonton TV di McD. Ada berita tentang dia dan Harry barusan. Untung saja mukanya di TV ngga terlalu jelas. 

Dia melihat Jacob, dan dia melambaikan tangannya. Jacob melihat Julie dan masuk.

Jacob: wow, you're so different. I almost don't recognize you
Julie: yeah, I dyed my hair.
Jacob: so.. You and Harry.. Dating?
Julie: no we're not. We're just friends.
Jacob: good! So we could go back to our relationship?
Julie: huh? ....I don't know...
Jacob: I understand that, let's go home.

Jacob terlihat tidak terlalu seneng, malah kayak bete gitu deh. Julie pun hanya diam, supaya Jacob mengantarnya pulang, naik taksi kan mahal (?)

Di jalan mau ke rumah, Julie mendapat sms dari Zayn.
" you arrive yet babe? Don't forget to watch our show in tv ;) x x"

Julie pun tersenyum sendiri, gatau kenapa, trus dia sama Zayn jadi smssan deh. Akhirnya Zayn nanya pin bb Julie, biar hemat bbm aja.

Mereka bbm-an sepanjang perjalanan, Julie juga senyum-senyum sendiri terus. Jacob jadi pissed off dan akhirnya nanya.

"With whom you're texting with?"

Julie pun bohong, dia bilang aja Liza.
Sisa perjalan pulang pun hanya diiringi oleh suara mesin mobil.
Akhirnya mereka nyampe ke rumah setelah stengah jem perjalanan dari bandara. Julie pun bilang thanks ke Jacob, lalu masuk rumahnya. Di ruang tamu ada mama papa lagi nonton. Julie takut dimarahin gara-gara nge dyed rambutnya. Tapi untung aja engga.

Mom: Julie! How's New York?
Julie: It was fine..
Dad: and how's Harry ? 
Julie: huh? What did u mean dad?
Dad: don't act like u don't know..
Mom: yea, we know. You're dating Harry Styles from One Direction.
Julie: no! We're just friends..
Dad: but what about the kiss?
Julie: you knew? 
Mom: yeah! Of course we knew. We watch the TV, heard from the radio, I read the magazine.
Julie: that's was just....um...friendly kiss!
Dad: friendly kiss? Haha. You really need to go take shower honey, you look awful.

Julie pun meninggalkan mama papanya di bawah dan naik ke atas, ke kamarnya.
Dia pun mandi, trus nonton TV. Pas di nyalain, tepat ada interview LIVE one direction di New York City. Trus ada yang akhirnya membahas tentang Love Life mereka. Pas Harry ditanyain tentang kehidupan percintaannya dia, di layar tempat interview, di paparkan foto ciuman Harry dan Julie!

.....
Interviewer: so Harry, who's that girl you met? At a school in Venice? What's her name again? Julie.. Julie Cox?

Harry pun hanya senyum senyum doang, Liam Louis dan Niall juga hanya senyum-senyum. Sedangkan Zayn hanya diam.

Harry: Julie..? Hmm.. She's just.. A friend.. 
Interviewer: Awh! Really? 
Harry: yeah. She's..Uhm.. Nice.
Interviewer: and who's the girl you met today at the airport? Wow, you're a dangerous man Harry! *ketawa*
Harry: huh? No.. She's a friend too. I'd rather not talk about it.
...
Interviewer: Okay! We'll see at today concert. So everyone! Here's One Direction!

Begitulah isi interviewnya. Julie pun skarang stay cool aja. Dia udah agak kebiasa dengan di ejek-ejek dan diancam sama directioners (fans 1D)

Julie iseng-iseng buka tasnya, eh, ada kotak yang kemarin di kasih Zayn, yang isinya adalah kunci. Dia jadi teringat, dia melihat ke arah gelang yang kemarin di kasih Zayn. Jadi galau lagi deh, keinget si Zayn. 

Julie pun mengambil sesuatu lagi di tasnya, ehh ada kalung yang di kasih Jacob. Dia pun pengen balikin, soalnya dia gaenak, udh ga jadian, jadi lebih baik di balikin aja.

Julie pun pergi ke rumah Jacob, jalan kaki, soalny rumahnya deket. Dia mengetok rumahnya, tapi ga ada yang bukain. Akhirnya dia mencoba membuka ganggang pintu, ternyata pintunya ga di tutup!

"Jacob? Are you home?" Kata Julie dengan suara agak gede.

Julie masuk ke ruang tamu, di dalam ada.............JACOB dan KATNISS kissing! 
Jacob kaget ngeliat ada Julie. Julie stunned, dia kaget, sangaaaaat kaget! Dengan rasa sangaaaaaat sedih, dan kesal, Julie melemparkan kalung yang Jacob kasih, lalu keluar.

"Julie! Wait!" Teriak Jacob.
"Don't mind her Jake, she's just not worth it." Katniss ngomong ke Jacob, sambil 'menggodanya'

-------------------------------------------------
Julie masuk ke rumahnya menahan nangis karena dia gamau nangis di jalanan. Syukur di ruang tamu ga ada mama papanya atopun Danny.

Julie masuk ke kamarnya, baru deh nangis sekenceng kencengnya. Dia bener-bener ganyangka, dia kira Jacob tuh cowo baik. Eh ternyata sama aja! Dia gabisa cerita ke siapa-siapa. Soalnya cuma Liza yang bisa dipercaya, tpi Liza gabisa dihubungin dari kemarin-kemarin. 

Julie hanya bisa nangis, bener-bener gabisa ditahan lagi. Dia pun mengambil mp3 player lamanya di laci meja laptopnya, mendengarkan lagu-lagu broken heart gitu deh, biar agak nenangin perasaannya dikit. 
Eh bukan malah tambah tenang, tapi malah bikin tambah sedih.

"I wish you were here, ...Zayn." 
Julie galau, trus dengerin lagu Taylor Swift yang judulnya forever and always.
Dia dengerin terus-terusan sampe ketiduran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar