HEY i'm a
Directioner! VasHappening?
thankyou for reading my stories, you can read them from 'story one', 'story two', or 'zls'. please leave a message or opinion in the comment box (:

oh my flack! youre the

Minggu, 06 Mei 2012

ZLS Chapter 3


Julie mengetok pintu rumah Jacob. Dan dibukakan oleh mama Jacob.
“Julie! Its been a long time since you’re last came here.” Kata mama Jacob sambil mempersilahkan Julie masuk.
Dia pun duduk di sofa menunggu Jacob.
Setelah 5 menit menunggu, Jacob keluar dari kamarnya, menggunakan celana jeans dan kaos oblong.
“Julie, you’re so beautiful.”Katanya sambil tersenyum.
Julie langsung memerah, dia baru pertama kali dibilang cantik oleh Jacob. Dan itu rasanya, indah sekali!
Jacob pun langsung mengajak Julie ke mobilnya, karena Jacob yang mengendarain mobil.
Selama di mobil, Julie hanya diam, memperhatikan bbnya. Jacob juga, dia hanya menujukan perhatiannya ke jalan.
——————————————————————————————
Sesampainya di Chinese Theatre, tempat itu sudah penuh dengan cewe-cewe yang meneriaki nama-nama 1D. Julie dan Jacob pun langsung masuk dan duduk diantara banyak orang yang meneriaki 1D untuk keluar ke panggung. Julie dan Jacob duduk di barisan yang paling depan.
“Are you excited?” Kata Jacob dengan suara yang agak kencang.
“Yes, I can’t wait for this, thanks Jacob!” Balas Julie dengan nada yang kencang juga.
Julie juga menanyakan, kenapa Jacob membeli tiket 1D, padahal setau Julie, Jacob tidak suka boyband. Jacob berkata, “Because I know you like them.”
Julie pun tidak tahan untuk tersenyum. Dan ya, suara dari belakang tirai sudah terdengar!
“Hello LA whatsup!” Kata Harry.
Disambung Liam, Zayn, Louis and Niall dengan kata sambutan mereka sendiri.
Dan konser pun dibuka dengan lagu ‘Up All Night’
Tapi anehnya, Julie merasa kalau Harry dari tadi matanya tertuju padanya. Tapi, gatau juga, Julie tidak ingin merasa ‘kepedean’. Julie ngerasa saat 1D menyanyikan juga lagu ‘What Makes You Beautiful’, dia mendapati kalau Harry menunjuk dan memperhatikan Julie trus. 
Sedangkan Jacob dia hanya duduk, karena dia tidak terlalu tertarik. Dia juga memakai headsetnya, karena suasana tempat itu sangat berisik.
Dilanjutkan dengan lagu Forever Young, More Than This, Gotta be You dan lagu penutupnya adalah One Thing. Dan hampir setiap saat, Julie juga mendapati Harry memperhatikan Julie sambil tersenyum.
Saat konser sudah selesai, Jacob segera mengajak Julie makan di restoran. Saat keluar pintu theatre, seorang berpakaian seperti security menghampiri Julie dan Jacob!
“Are we in trouble sir?” Julie berkata dengan agak panik.
“No, Harry Styles wants to know your name and phonenumber.” Kata orang itu sambil memberi secarik kertas.
Orang-orang sekitar yang menguping langsung tidak percaya. Sepertinya mereka ada yang cemburu.
Raut muka Jacob pun menurun, dia sepertinya cemburu. Julie tidak tau apa yang harus dia lakukan, dia speechless.
“Let’s go Jul, we have to eat.” Kata Jacob sambil menarik Julie. Tapi security itu mencegah Jacob, “Let her write!” bentaknya.
Julie pun menuliskan dengan pen yang diberinya.
‘Julie , 550-3264′
Dia pun memberikan kembali kertas tersebut kepada orang itu, dan dia berterimakasih dan pergi.
Jacob pun tampak sangat cemburu, dia langsung mengajak Julie makan di Fish&Co, berseberangan dengan LA Chinese Theatre. Sesampainya di sana, mereka memesan makanan dan suasananya menjadi sepi sampai hp Julie berbunyi.
“Who’s calling you?” Kata Jacob curiga.
“I don’t know, no name.” Balas Julie sambil mematikan hpnya.
Jacob hanya kembali makan, dan begitu juga Julie. Suasana sepi.. Sampai Jacob mengelap tangannya dengan serbet dan melihat Julie dengan tatapan yang serius.
“Jul, I love you. Be my girlfriend.”
Kata Jacob sambil memegang tangan Julie dan memandangnya di mata. Jacob terlihat sangat serius.
Julie tidak tau harus berkata apa, di juga suka sama Jacob, tapi dia bingung mau menjawab apa, dia terlalu kaget akan semua kejadian tadi.
Tapi Julie berkata, “I don’t know what to say but, I love you too, Jake.”
“We’re official now, aren’t we?” Kata Jacob sambil melepaskan tangannya dari Julie dan mengambil sesuatu dari kantongnya. Itu sebuah kalung! Dia pun memberi kalung itu ke Julie. Dan dipakaikannya. Julie stunned dan bener-bener kaget! Dia pun berterimakasih atas kalung yang di kasih Jacob dan mengajaknya pulang.

continued to chapter 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar